Artikel Pendidikan

 

Artikel Kecemasan Siswa Dalam Menghadapi Ujian Nasional

A.    Latar Belakang

Pendidikan merupakan salah satu sektor penting dalam pembangunan di setiap negara. Menurut Undang-Undang No. 20 Tahun 2004 pendidikan merupakan usaha sadar dan terencana untuk mengembangkan segala potensi yang dimiliki peserta didik melalui proses pembelajaran. Pendidikan bertujuan untuk mengembangkan potensi anak agar memiliki kekuatan spiritualkeagamaan, pengendalian diri, berkepribadian, memiliki kecerdasan, berakhlak mulia, serta memiliki keterampilan yang diperlukan sebagai anggota masyarakat dan warga negara. Untuk mencapai tujuan pendidikan yang mulia ini disusunlah kurikulum yang merupakan seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi, dan bahan dan metode pembelajaran. Kurikulum digunakan sebagai pedoman dalam penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan yang telah ditentukan. Untuk melihat tingkat pencapaian tujuan pendidikan, diperlukan suatu bentuk evaluasi.

Siswa-siswi saat ini terkadang mengalami rasa cemas karena mereka akan menghadapi bermacam-macam ujian, mulai dari ujian tertulis, ujian praktek, sampai ujian nasional yang paling membuat mereka cemas. Kecemasan tersebut timbul, karena mereka merasa takut dan terlalu memikirkan hasil ujiannya kelak padahal mereka belum berusaha.

Kecemasan dapat memecah belah pemikiran seseorang, membagi dua pikiran sesorang menjadi niat yang baik dan pemikiran-pemikiran yang buruk. Terkadang seseorang dapat merasa pesimis karena kecemasan. Kegagalan yang paling mereka pikirkan, padahal mereka sama sekali belum melakukan usaha.

Terkadang seseorang yang sesungguhnya mempunyai otak yang cerdas dan kenyataan ini telah dibuktikan dengan nilai-nilai Ujian Sekolah yang dicapainya dalam pelajaran. Tetapi, saat ia mengikuti Ujian Nasional ternyata ia mengalami kegagalan. Penyebabnya ialah goncangan mental yang dialaminya. Inilah bukti bahwa kecemasan dapat menghancurkan nilai-nilai pelajaran bagi siswa. Sehingga, kecemasan ini harus diatasi agar tidak berpengaruh buruk.

Pada tahun-tahun sebelumnya Ujian Nasional selalu diwarnai tindakan curang siswa yang mencari kunci jawaban bahkan membeli kunci jawaban pada sumber-sumber yang tidak diketahui asalnya. Dan setiap Ujian Nasional terdapat beberapa siswa yang tidak lulus Ujian Nasional padahal ia termasuk seorang siswa yang berprestasi di sekolahnya. Hal-hal seperti tersebut disebabkan oleh kecemasan yang dialami siswa-siswi yang membuat hilangnya rasa kepercayaan diri mereka.

Oleh karena itu, makalah ini akan membahas tentang Mengatasi Kecemasan Siswa Menghadapi Ujian Nasional. Dengan tujuan agar pembaca tidak cemas lagi dalam menghadapi Ujian Nasional.

B.     Kecemasan Siswa Dalam Menghadapi Ujian Nasional

1.      Penyebab timbulnya rasa cemas siswa dalam menghadapi Ujian Nasional.

Kecemasan adalah ketegangan, rasa tidak aman dan kekhawatiran yang timbul karena dirasakan terjadi sesuatu yang tidak menyenangkan tetapi sumbernya sebagian besar tidak diketahui dan berasal dari dalam (DepKes RI, 1990).

Faktor kecemasan dalam Ujian Nasional ini bisa disebabkan oleh kondisi dan situasi ujian saat itu, meskipun materi pelajaran yang akan diujikan telah dikuasai. Selain itu juga bisa disebabkan karena waktu yang terbatas, tingkat kesulitan materi ujian, instruksi tes, bentuk pertanyaan dan hal-hal teknis lainnya. Kecemasan ini juga akan semakin meningkat melihat banyaknya siswa dan siswi yang tidak lulus dalam Ujian Nasional.

Faktor lain yang menyebabkan timbulnya perasaan cemas adalah kurangnya kepercayaan diri siswa terhadap kemampuan yang ia miliki. Karena itu, banyak siswa yang merasa pesimis. Sebenarnya siswa mampu mengerjakan soal dan mendapatkan nilai yang memuaskan. Namun karena kurangnya kepercayaan diri, sehingga mereka malah menyontek dan melakukan hal-hal curang lainnya yang terkadang membuat mereka gagal.

 

Seharusnya siswa tidak perlu cemas menghadapi Ujian Nasional. Sebab dengan belajar tekun dan giat, berlatih mengerjakan soal-soal Ujian Nasional tahun sebelumnya dan berdoa.

2.      Cara mengatasi rasa cemas siswa dalam menghadapi Ujian Nasional.

Bagi sebagian orang rasa cemas dapat menimbulkan rasa optimis pada dirinya, karena ia merasa takut jika nantinya ia tidak berhasil lulus dengan nilai yang memuaskan. Namun bagi sebagian orang lainnya, rasa cemas dapat menimbulkan rasa pesimis. Sehingga rasa cemas itu harus diatasi agar tidak berdampak buruk bagi orang tersebut.

Ada beberapa cara untuk mengurangi rasa cemas siswa dalam menghadapi Ujian Nasional, beberapa caranya adalah sebagai berikut :

                                  a.         Hadapilah ujian dengan tenang dan santai.

Dengan sikap yang tenang dan santai, kita akan mudah menjalaninya. Kita akan lebih mudah menyusun strategi yang tepat, lebih mudah konsentrasi dalam membaca dan menjawab soal sehingga hasilnya pun memuaskan. Oleh karena itu, janganlah menganggap Ujian Nasional tersebut sebagai suatu beban melainkan sebuah tantangan.

                                 b.         Percaya pada diri sendiri.

Percaya pada diri sendiri adalah salah satu kunci sukses menghadapi kecemasan saat Ujian Nasional. Hal ini penting karena kita sendiri yang menjalani ujian tersebut. Meskipun terkadang banyak godaan seperti menyontek, meminta jawaban bahkan membeli jawaban Ujian Nasional, hal itu belum menjadi menjamin kita untuk lulus. Bisa saja jawaban yang kita terima salah.. Oleh karena itu percayalah pada diri sendiri karena kita sendirilah yang menentukan keberhasilan dan kegagalan dalam ujian tersebut. Yakinlah bahwa setiap kerja keras yang kita lakukan akan membuahkan hasil yang memuaskan.

                                  c.         Buatlah sebuah rencana dan strategi yang tepat.

Kita perlu strategi serta rencana yang tepat untuk menghadapi Ujian Nasional. Dengan mengumpulkan soal-soal UN dari tahun-tahun sebelumnya, melihat soal apa yang sering diujikan membeli buku-buku soal, mengikuti try out, diskusi dengan guru, mengikuti bimbingan, kita berharap strategi itu berhasil. Karena seseorang yang memiliki strategi dan rencana yang tepat tidak perlu cemas menghadapi Ujian Nasional.

                                 d.         Perbanyaklah baca dan latihan soal.

Dengan kita sering berlatih mengerjakan soal-soal Ujian Nasional maka kita semakin terbiasa sehingga kita tidak perlu cemas dalam menghadapinya. Oleh karena itu, perbanyaklah baca dan latihan soal secara terus menerus agar kita mengetahui perkembangan soal apa saja yang sering diujikan. Selain itu juga dengan sering berlatih mengerjakan soal-soal maka kita akan semakin cepat mengerjakan soal-soal yang ada.

                                  e.         Belajar Kelompok.

Belajar kelompok merupakan salah satu cara yang bisa dipakai para siswa untuk berbagi dengan teman yang lain.Belajar kelompok ini sangat penting,karena bisa memecahkan soal-soal yang sulit selain itu juga bisa menimbulkan kerja sama antara yang satu dengan yang lain.

                                  f.          Mohon doa restu dari orang tua.

Apapun bentuk perjuangan yang kita lakukan mohon restulah pada orang tua agar kita diberi kemudahan dan kelancaran dalam menghadapi Ujian Nasional. Karena orang tualah yang telah mendukung dan membiayai pendidikan kita selama ini. Tanpa mereka kita tidak mungkin sampai pada tahap ini. Oleh karena itu sepantasnyalah kita dapat memberikan persembahan yang terbaik pada mereka.

                                 g.         Berdoalah pada Tuhan.

Dari semua usaha-usaha yang kita lakukan untuk menghadapi kecemasan saat Ujian Nasional, yang paling penting adalah berdoa pada Tuhan. Apapun kerja keras yang kita lakukan, serahkanlah semuanya pada Tuhan. Berdoalah pada-Nya agar kita diberi kesehatan, kemudahan saat menghadapi ujian, dan kelulusan.

C.     Kesimpulan

Kecemasan siswa dalam menghadapi Ujian Nasional harus diatasi, karena dapat menyebabkan banyak sekali dampak buruk. Untuk mengatasinya dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut :

1.      Hadapilah ujian tersebut dengan tenang dan santai

2.       Percaya pada diri sendiri

3.      Buatlah sebuah rencana dan strategi yang tepat.

4.      Perbanyaklah baca dan latihan soal.

5.      Belajar kelompok.

6.      Mohon doa restu dari orang tua.

7.      Berdoalah pada Tuhan.

 

 

Daftar Pustaka

 

http://perawatpskiatri.blogspot.com/2009/03/teori-kecemasan.html.

http://ujiannasional.org/tips-menghilangkan-kecemasan-un.html.

http://smpnegeri1karangtengah.blogspot.com/2011/02/tips-menghadapi-kecemasan-saat-ujian.html.

Batara, Panji. 2011. Solusi cerdas mengatasi cemas. Jakarta: ST book.

Adisti, Prisna.2010. Personality plus for teens. Yogyakarta: Pustaka Grhatama.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: